Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nasyiah News

Nasyiah Pati Ajak Benahi Pola Komunikasi Ortu ke Anak

pasfmpati.com (Pati, Kota) - Pola komunikasi orang tua ke anak selama ini dipandang sebagai suatu hal yang sepele oleh kebanyakan orang. Dalam mendidik dan berkomunikasi dengan anak, umumnya mereka mengadopsi kebiasaan dari orang tua mereka tanpa tahu efek psikologis yang akan mempengaruhi karakter dan tumbuh kembang anak. Itu terjadi karena banyak dari orang tua yang tidak menguasai tahapan perkembangan anak dan tidak tahu bagaimana cara otak anak bekerja, padahal dua poin itu berperan besar dan berpengaruh dalam membentuk kepribadian dan masa depan anak. ”Karena itulah dalam kesempatan ini Nasyiah Pati mengajak masyarakat untuk belajar membenahi pola komunikasi orang tua ke anak”, jelas Ida Widiastuti, Ketua Panitia Dialog/Talkshow Parenting Educations bersama Nasyiah Kabupaten Pati yang mengambil tema Menjadi Idola Anak Dengan Komunikasi yang Efektif. Acara yang digelar gratis untuk umum ini menurut Ida Widiastuti juga diselenggarakan dalam rangka merealisasikan progr...

Berita Pelatihan Jurnalistik Nasyiah di Radio PAS FM Pati

Judul : Pelatihan Jurnalistik SMA/SMK/MA Se Kab Pati Ditulis oleh Agus Pambudi    Sabtu, 30 Juli 2011 15:18 pasfmpati.com (Pati, Kota) - Untuk mengenalkan dan memotivasi para pelajar untuk mengembangkan potensi di bidang jurnalistik, PD Nasyiatul `Aisyiyah menggelar pelatihan jurnalistik. Pelatihan jurnalistik bagi siswa SMA/SMK/MA se Kab Pati, PD Nasyiatul `Aisyiyah menggandeng PWI Pokja Pati. Pelatihan yang berlangsung di Kaffah Center Jl Syech Jangkung Pati ini, melibatkan 40 orang peserta. Mereka akan mengikuti pelatihan itu selama dua hari hingga Minggu, 31 Agustus 2011. Ketua Umum PD Nasyiatul `Aisyiyah Kab Pati Fitri Nugrahani S. S.Sos menjelaskan, pelatihan jurnalistik dua hari itu, sebagai upayanya untuk meningkatkan kapasitas dan Kompetensi Pelajar dalam mengembangkan citizen journalism di Kabupaten Pati. “Ini untuk memberikan pengenalan tentang dunia jurnalistik, dan memberikan pengeta...

Berita Pelatihan Jurnalistik Nasyiah di Suara Merdeka

Berita Pelatihan Jurnalistik Nasyiah di Jawa Pos

Kemendiknas Akan Ganti Buku Cetak dengan Komputer Tablet

Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan mengembangkan komputer tablet yang berisi materi pelajaran. Komputer tablet ini nantinya akan menggantikan buku cetak pelajaran yang selama ini digunakan oleh siswa sekolah. "Komputer tablet ini akan digunakan sebagai bagian utama dalam sistem pelajaran," ujar Mendiknas M Nuh di kantor Kemendiknas, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (2/5/2011). Nuh mengatakan buku yang berbentuk cetak hanya akan menjadi penunjang komputer tablet tersebut. Sehingga para siswa tidak perlu lagi membawa buku yang banyak dan berat ke sekolah. "Itu yang membuat mereka kecapekan," ungkapnya. Kemendiknas dalam hal ini bekerjasama dengan Microsoft Indonesia dan Intel Indonesia. Sayangnya Nuh tidak menjelaskan kapan komputer tablet ini mulai diluncurkan. Nuh juga tidak sempat menjelaskan mengenai komputer tablet ini apakah akan dibagikan kepada setiap siswa atau mereka harus membeli. Sementara itu Direktur Utama Micro...

Nasib Pendidikan Kita

Suatu hari … “Dasar kamu! Bisanya cuma minta uang melulu !? Percuma Bapak-Ibu nyekolahin kamu! Udah bayar mahal, berjuta-juta! Pake ikutan Bimbel pula !!!  Tapi apa yang bisa kami banggain dari kamu?! Nilai ujian dapetnya cuma segini melulu !!!” Pernah diomelin kayak gitu ama kedua ortumu? Bikin kamu tambah gondok, kesel dan pengen tereak ama dunia kalo sekolah emang membosankan! Makanya kamu lebih demen bolos, cari gebetan, or sibuk ama aktivitas yang selama ini memang bikin kreativitas kamu kian terasah tapi tuh aktivitas nggak didemenin ama ortu.  Sekolah sendiri nggak ngasih tempat buat mengasahnya. So, kamu pun nggak peduli lagi walaupun sekolah bayarnya mahal en punya sejuta fasilitas lengkap. Wooo, dahsyat! Tapi emm… jangan merasa dibela dulu deh ama tulisan ini, hehehe.... tapi jadiin motivasi buat menuntut ilmu. Oke? Yakz! Jujur nih, sebenernya sekolahan sekarang udah pada lengkap buat segala tingkat ekonomi juga tingkat usia. Ada yang buat para b...

Kursus & Bimbel Online, GRATIS !!

E-dukasi.net merupakan portal bahan belajar dan jaringan komunitas sekolah yang dibina dan dikembangkan oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi (Pustekkom) Depdiknas. Portal ini berisi berbagai informasi baik untuk pelajar SMP, SMA, SMK maupun umum. Ketika teman-teman berada di halaman home, kita akan disuruh memilih apakah ingin mengikuti page SMP, SMA atau SMK. Misalkan kita ingin mengikuti page SMP, maka kita akan menemui materi-materi pelajaran yang merupakan konsumsi bagi pelajar SMP, demikian halnya untuk SMA dan SMK. Materi-materi pelajaran yang ditampilkan meliputi berbagai mata pelajaran yang diajarkan sesuai dengan jenjang sekolah.  Dan setiap materi disampaikan lengkap dengan ilustrasi dan animasi yang sangat menarik perhatian (dalam beberapa hal, juga menarik bagi pelajar SD).  Pada bagian akhir dari setiap tutorial, akan dijumpai materi-materi latihan dimana pelajar dapat menguji kemampuannya dalam memahai pelajaran yang telah dia ikuti...

Lomba Menulis Cerpen Berhadiah Total Rp 95 Juta

Lomba Menulis Fiksi Paling Bergengsi LMCR ke 6 Tahun 2011 KEMBALI MENGUNDANG ANDA UNTUK BERPRESTASI Raih Hadiah Total Rp 95 Juta Syarat-Syarat Lomba Lomba ini terbuka untuk pelajar SLTP (Kategori A), SLTA (Kategori B)  dan Mahasiswa/Guru/Umum (Kategori C)  dari seluruh Indonesia atau mereka yang sedang studi/bertugas di luar negeri Lomba dibuka  21 April 2011 dan ditutup 21 September 2011 (stempel pos) Tema Cerita: Dunia remaja dan segala aspek serta aneka rona kehidupannya (cinta, kebahagiaan, kepedihan, kekecewaan,  harapan, kegagalan, cita-cita, persahabatan, pengalaman unik, petulangan  maupun perjuangan hidup) Judul bebas, tetapi mengacu pada tema Butir 3 Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul. Judul boleh menggunakan bahasa asing Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik, benar dan indah (literer). Bahasa daerah, bahasa prokem, bahasa gaul dan bahasa asing boleh digunakan untuk dialog (bukan narasi) Naskah yang ...

"Jamaah" Justin Bieber ??

Siapa diantara temen-temen yang nggak kenal Justin Bieber? Beberapa kali, nih bocah jadi trending topic di Twitter. Lagu-lagunya juga digemari, aksi panggungnya dinanti. Penggemarnya (baca: jamaahnya) hampir di seluruh dunia. Justin Bieber adalah salah satu idola remaja saat ini. Jamaahnya rela berbuat apa saja. Mulai dari ngunduh video dan lagu-lagunya, sampe nguber info apapun yang berkaitan dengan kehidupan Justin Bieber . Sekarang, pastinya jamaah Justin Bieber makin bejibun. Mungkin salah satunya adalah kamu. Lalu, apa pentingnya masalah ini dibahas? Ada. Yakni, Nasyiah ingin mengajak teman remaja berpikir lebih mendalam tentang arti hidup. Hidup bukanlah main-main, bukan pula sekadar tumbuh, cari makan, menghibur diri, punya anak, jadi tua dan kemudian meninggal. Idih, sederhana banget. Apa nggak ada tujuan hidup lainnya selain itu? Ini penting banget. Apalagi di jaman sekarang, dimana manusia dibesarkan oleh segala kemudahan hasil rekayasa teknologi. Mau tidak ma...

Melihat RA Kartini dari Berbagai Sisi

Menelusur berbagai kajian tentang Kartini terkait hubungannya dengan spiritualitas dan Islam, maka setidaknya kita akan menemukan empat sudut pandang; PERTAMA: Bahwa Kartini adalah seorang Jawa tulen yang sisi spiritualnya pun berkiblat pada apa yang disebut sebagai Kejawen. “Sebagai orang Jawa yang hidup di dalam lingkungan kebatinan”, tulis Artawijaya dalam artikelnya untuk voa-ilsam.com, “Gambaran Kartini tentang hubungan manusia dengan Tuhan juga sama: manunggaling kawula gusti. Karena itu, dalam surat-suratnya, Kartini menulis Tuhan dengan sebutan ”Bapak”. Selain itu, Kartini juga menyebut Tuhan dengan istilah ”Kebenaran”, ”Kebaikan”, ”Hati Nurani”, dan ”Cahaya”, seperti tercermin dalam surat-suratnya berikut ini: ”Tuhan kami adalah nurani, neraka dan surga kami adalah nurani. Dengan melakukan kejahatan, nurani kamilah yang menghukum kami. Dengan melakukan kebajikan, nurani kamilah yang memberi kurnia.” (Surat Kartini kepada E. C Abendanon, 15 Agustus 1902) ”Kebaika...